METHAMPETAMINE |
| Written by dr. Rina Adeline SpMK, MKes |
| Thursday, 20 May 2010 01:19 |
|
Acara di Metro TV malam tanggal 6 Desember 2007 sungguh menarik dan membuat saya takjub. Waktu itu Metro TV menayangkan artikel tentang Methamphetamine atau” kristal” atau” ice” begitu penggunanya sering menyebut. Betapa tidak, ternyata obat murah ini memiliki efek yang sangat luar biasa bagi penggunanya, perubahan penampilan wajah dalam tempo yang sangat singkat ; 1 tahun saja. Betapa diperlihatkan perubahan seorang anak SMA yang kecanduan “kristal” dari anak yang rupawan menjadi seperti perempuan 40-an dengan kerusakan kulit akibat luka garukan dan kehilangan gigi. Subhanallah… Saya jadi teringat masa ketika saya masih kuliah dulu, obat ini sering disebut-sebut dan dicari oleh hampir semua teman mahasiswa yang saya kenal setiap mendekati masa-masa ujian. Karena efek obat ini yang membuat penggunanya menjadi lebih waspada, riang, dan tidak tidur. Bisa dimengerti, ujian sering menciptakan kondisi stress, apalagi di fakultas kedokteran. Untung saja mereka tidak kecanduan. Pernahkah ada mendengar obat Activan? Activan adalah salah satu merek dagang dari Amphetamine. Methamphetamine memiliki efek yang lebih kuat dibandingkan dengan Amphetamine. Methamphetamine adalah obat stimulant yang dapat menimbulkan efek ketergantungan, obat ini mengaktifasi system tertentu dari saraf pusat terutama pada pusat emosi dengan meningkatkan produksi dopamine-serotonin sehingga memberikan efek eksitasi pada mood dan gerakan tubuh. Penggunaan dosis tertentu dan terus menerus dapat menyebabkan kerusakan pada ujung neuronal saraf sehingga menimbulkan keterlambatan respon motorik, sensorik, dan tentunya cognitive dalam hal ini melibatkan memori. Dengan dosis yang sangat kecil hanya 0,5 mg saja Methamphetamine dapat meningkatkan kewaspadaan, tidak tidur, menurunkan nafsu makan, meningkatakan detak jantung, meningkatkan tekanan darah, melebarkan pembuluh darah, dan meningkatkan suhu. Efek samping adiksi dapat berupa iritabilitas, cemas, insomnia, disorientasi, tremor, kejang, gangguan jantung, dan kematian. Efek jangka panjang berupa paranoid, aggressive, anoreksia, gangguan memori, halusinasi penglihatan dan pendengaran, delusi, dan gangguan gigi yang parah. Methamphetamine sering digunakan sebagai campuran senyawa kimia pada berbagai larutan. Beberapa senyawa berikut mengandung Methamphetamine : larutan alkali, ether pada desinfektan, iodine, minyak rem, gas korek api, lithium metal, dan ammonia anhidrat. Sedangkan beberapa obat yang mengandung Methamphetamine diantaranya Ephedrine yang sering dipakai sebagai obat batuk dan obat-obat flu. Karena obat ini sangat mudah didapat dan murah harganya, penggunaan Methamphetamine diseluruh dunia kini sudah menjadi endemi. Tingkat kejahatan diseluruh duniapun meningkat seiring dengan peningkatan penggunaan Methamphetamine. Dari data di USA tahun 2005 didapatkan pengguna Meth meningkat dikalangan anak usia 14-16 th. Karena kerusakan dan efek samping yang ditimbulkan oleh Methamphetamine sangat serius dan mudahnya obat ini dan analognya didapat, tentu saja kita perlu waspada terutama bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus. |
Autis | Autism | Autisma | Biomedical Treatment | Sitemap